Memahami Business Model Canvas Lalu Cara Menggunakannya

Memahami Business Model Canvas Lalu Cara Menggunakannya

business model canvas

Pendekatan dokumen “Business Plan” dianggap terlalu formal dan menghabiskan waktu yang lama dalam pembuatannya. Dengan mengggunakan Business Model Canvas ini sebuah perusahaan/organisasi bisnis dan para pengusaha pemula, akan dengan sangat mudah memetakan dan melakukan analisa terhadap model bisnisnya. Mulai dari valueperusahaan, segmen pelanggan, hingga struktur finansial.

Dihadapkan dengankenyataan yang tidak mengasikan ini, perusahaan dipaksa tuk merumuskan strategi mereka. Kemampuan untuk bersaing menjadi step positif menuju ke tahap pertumbuhan berikutnya. Lingkungan bisnis sekarang ini merupakan lingkungan yang kompetitif, cepat berubah, dan merupakan lingkungan yg semakin sulit untuk perusahaan terutama untuk membuat keputusan bisnis. Perusahaan dihadapkan oleh informasi baru tentang teknologi informasi, siklus hidup produk yang lebih pendek, ocurrir global, dan persaingan dahsyat. Dewasa ini perusahaan pun harus mengelola lingkungan, saluran distribusi, rantai pasok, implementasi TI yang mahal, kemitraan strategis dan harus fleksibel untuk bereaksi dengan perubahan pasar. Value-driven – Bukan semua perusahaan menganut kebijakan biaya rendah untuk meraih value propotion. Hal terkait dilakukan oleh perusahaan yg mempunyai segmen pasar istimewa yang tidak begitu memikirkan harga.

Kanvas ini dapat digunakan untuk semua jenis startup, tanpa terbatas sektor usahanya. Bagi founder dan/atau mentor startup, BMC digunakan untuk menganalisis kekuatan dan kekurangan proses bisnis. Pengusaha yang perkembangan bisnisnya baik biasanya memiliki model bisnis yang efisien dan efektif dalam menjangkau target pasarnya. Model bisnis adalah jabaran strategi yang menyangkut berbagai aspek dalam bisnis tersebut menjadi satu kesatuan strategi yang utuh untuk menghasilkan keuntungan. Dulu kita mengenal model tradisional “Business Plan” yang membutuhkan puluhan lembar untuk mendokumentasikan rencana bisnis Anda.

Perusahaan benarbenar hauptaugenmerk untuk meningkatkan kualitas produk atau layanan agar meraih memenuhi kebutuhan pelanggan. Menjalin hubungan dengan pelanggan adalah elemen penting yang bukan bisa diremehkan begitu tertentu saat merancang model bisnis.

Cost-driven – Sesuai dengan namanya, prinsip dari pengelolaan keuangan ini mengacu kepada bagaimana mengurangi biaya yang muncul. Kebijakan cost-driven menekankan kepada penggunaan bahan baku, gaji, overhead, operasional, dan elemen lainnya yang menimbulkan biaya dengan seminimal mungkin. Hal ini dilakukan guna mendapatkan harga value proposition yang murah pula. Business Model Canvas adalah kerangka kerja yang paling populer untuk mendefinisikan model bisnis startup. Kanvas disusun untuk menjelaskan, memvisualisasikan, menilai, dan mengubah model bisnis agar menghasilkan kinerja yang lebih optimal untuk startup.

business model canvas

Business structure Canvas adalah sebuah kerangka kerja yang membahas design usaha dalam bentuk visible berupa kanvas lukisan, supaya dapat dimengerti dan dipahami dengan mudah. Ini adalah alat dalam strategi manajemen usaha untuk menjelaskan konsep, konsumen, infrastruktur, target pelanggan, maupun keuangan perusahaan sebagaiselaku, ala, menurut, lebih jelas. Biasanya, muslihat ini digunakan oleh pelaku usaha pemula agar dapat menghasilkan strategi usaha yg matang.

Pelanggan yang puas jadi melakukan pembelian ulang, / setidaknya merekomendasikan produk yg digunakannya kepada orang lain. Sebaliknya, pelanggan yang bukan puas akan menyuarakan ketidakpuasannya di media dan lingkungannya. Ini tentunya berbahaya untuk reputasi bisnis startup andai tidak ditangani dengan benar. Key resources ini adalah sumber daya strategis yg diperlukan di dalam menunjang key activities supaya meraih berjalan lancar dalam meraih value proposition berdasarkan yg diharapkan. Dengan terpetakannya important resource ini, maka diharapkan sebuah bisnis bisa jadi lebih kompetitif dibandingkan pesainya. Key resources adalah sumber daya strategis yang dibutuhkan untuk menunjang key activities agar bisa berjalan lancar untuk menghasilkan value proposition sesuai dengan yang diharapkan. Dengan terpetakannya key resource, diharapkan sebuah bisnis dapat menjadi lebih kompetitif dibandingkan pesainya.

Karena itu, elemen terkait harus dikelola semaksimal tampaknya, utamanya dengan memanfaatkan awd sumber daya secara maksimal supaya bisa meningkatkan pendapatan usaha. Menjelaskan aktivitas-aktivitas apa saja yang diperlukan untuk menghasilkan produk atau pelayanan yang bermanfaat bagi pelanggan. Setiap bisnis mempunyai karakteristik yang unik sehingga jadi mempengaruhi aktifitas utama yg akan dilakukan dalam perusahaan. Aktivitas utama ini menyesuaikan dengan value proposition yg akan dibuat. Perkembangan teknologi dan informasi dewasa terkait semakin meningkat serta dampak era globalisasi telah mengubah perilaku konsumen dan pelaku usaha. Perusahaan tidak tertentu piawai dalam efisiensi, namun juga harus dapat memenuhi manajemen yang efektif di dalam lingkungan yang berubah oleh cepat. Hal ini menjawab tantangan dunia usaha yg semakin kompetitif dengan munculnya perusahaan- perusahaan pesaing.

Salah satu tujuan utama sebuah usaha ialah menghasilkan keuntungan, kan? Sumber pendapatan usaha dari negoisasi pelanggan jelas merupakan bagian yang paling penting. Sama sekali tanpa hal ini, UMKM bukan akan mampu bertahan, lebih lagi berkembang dan menghasilkan nafkah.

Comments are closed.